Home / KEPRI / TANJUNGPINANG / Kadinsos Dampingi Walikota  Resmikan Sentral Pelayanan dan Pengaduan Publik Dinsos Kota Tanjungpinang

Kadinsos Dampingi Walikota  Resmikan Sentral Pelayanan dan Pengaduan Publik Dinsos Kota Tanjungpinang

Kadinsos Tanjungpinang Achmad Nur Fattah saat mendampingi walikota Rahma menuju tempat peresmian sentral pelayanan dan pengaduan publik

Detikexpose.com, Tanjungpinang– Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fatah dampingi Walikota saat meresmikan Sentra Pelayanan dan Pengaduan Publik, yang berada di kantor Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin (13/6/2022).

Walikota Tanjungpinang Hj Rahma saat membagikan bingkisan

Wali Kota Rahma, sentra pelayanan dan pengaduan publik ini sebagai bukti perhatian dan kepedulian pemko terhadap permasalahan sosial masyarakat kota Tanjungpinang, terutama yang berkaitan dengan program bantuan sosial dari pemerintah pusat.

Walikota Hj. Rahma, Kadinsos Achmad Nur Fattah foto bersama para petugas pelayanan sentral pelayanan dan pengaduan publik

“Di sini, warga bisa bertanya dan berkonsultasi terkait berbagai program bantuan sosial, baik PKH, BPNT, KIP, KIS, PBI-JKN, dan lainnya, hingga persoalan data DTKS. Bapak ibu bisa tanyakan langsung di sini (sentra pelayanan dan pengaduan publik dinsos),” ucap Rahma.

Dengan keberadaan sentra pelayanan dan pengaduan ini, menurut Rahma, akan menjadi wadah bagi warga yang memerlukan untuk mendapatkan solusi dari permasalahan sosial dengan penanganan yang cepat.

Foto bersama usai acara

“Sentra ini harus betul-betul dimaksimalkan. Semakin banyak pemko mengetahui segala persoalan di masyarakat, maka semakin banyak pula solusi yang bisa kita berikan. Bagi bapak ibu yang butuh penjelasan, ayo datang ke sini,” imbaunya.

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fattah menjelaskan, sebagaimana yang sudah diatur dalam peraturan pemerintah bahwa ada 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), 25 diantaranya seperti anak terlantar, anak jalanan, anak dengan kecacatan, anak korban tindak kekerasan, dan lainnya, termasuk penyandang disabilitas dan lansia menjadi tugas dan fungsi yang harus dilaksanakan dinas sosial kota Tanjungpinang.

“Maka itu, dinsos tidak bisa bekerja sendiri, butuh kolaborasi semua pihak dalam memberikan pelayanan terhadap segala permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat,” ucapnya.

Sentra pelayanan dan pengaduan publik ini, lanjut Fattah, menjadi tempat untuk memberikan informasi dan melayani secara konsultasi kepada masyarakat yang ingin mendapatkan, bahkan yang ingin mengoreksi bantuan sosial yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Masyarakat pemerlu kesejahteraan sosial bisa manfaatkan sentra ini sebagai jasa konsultasi. Jika selama ini ada pertanyaan, kenapa saya tidak mendapatkan bantuan dan sebagainya, silakan bertanya langsung ke sini. Kemudian, akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya.

Disebutkan Fattah, sejak dibuka pada 3 Januari 2022 sampai saat ini, kunjungan masyarakat kepada kami sebagai sentra jasa konsultasi terhadap permasalahan bansos sudah mencapai 1.858 orang klien.

“Alhamdulillah, dari jumlah tersebut bisa terarahkan dengan baik, sehingga masyarakat yang datangnya mungkin dengan wajah kusut, sebagai harapan dengan wajah gembira itu juga dapat direalisasikan,” ucapnya.

Ia pun berharap dukungan dari camat dan lurah agar dinsos mendapat kekuatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sebenar-benarnya,”Sehingga ke depan KPM ini menjadi tepat sasaran”, tambahnya.

Acara ini juga disejalankan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2022. Pada peringatan ini, sebanyak 109 orang lansia diberikan layanan pemeriksaan mata dan bantuan kacamata gratis. Selain itu juga, Dinas Sosial memberikan akta kelahiran untuk lima orang anak binaan sosial.

Acara turut dihadiri, Wakil Wali Kota, Endang Abdullah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, dr Fauzi Lukman Nurdiansyah, anggota DPRD, camat, lurah, dan para mitra dinsos dari kemensos.

Ditempat terpisah, Koordinator Umum, Data terpadu kesejahteraan sosial ( DTKS) Suharto mengatakan, Kamis ( 16/6/2022) di ruang kerjanya, kami siap menerima pengaduan masyarakat, ada 26 PMKS berbagai persoalan Sosial, kami akan bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat untuk menfalidasi data agar lebih tertip dan teratur.

“Sejak di resmikan tempat pelayanan ini sedikitnya ada peningkatan kedatangan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan, ada saja yang merasa  belum dapat bantuan, sehingga melalui data yang ada dipelayanan ini,  bisa kita jelaskan apa saja kendala sehingga tisak dapat bantuan ya g di harapkan jadi masyarakat sangat terbantu.

Di hari yang sama di kator tersebut mengaku bernama Nini,  menyampaikan dengan adanya kator tempat pengaduan ini, kami sangat terbantu bisa langsung menyampaikan keluhan selama ini, semoga dengan adanya kantor peyalanan ini, lebih mudah mendapatkan ingormasi tang menyangkut bantuan sosial, kami berdoa buat Kepala Dinasnya dan seluruh staf dinsos terus bekerja untuk masyarakat..

Editor: Mendrofa

Share this:

About detikexpose

Tinggalkan Balasan