Home / KEPRI / Kadis Pmd Dukcapil Drs.H.Sardison,MTP Memimpin Pelaksanaan Sosialisasi Pembinaan BUMDesa, Percepatan Penyaluran Dana Desa dan BLT serta PPKM di Desa Prov.Kepri.

Kadis Pmd Dukcapil Drs.H.Sardison,MTP Memimpin Pelaksanaan Sosialisasi Pembinaan BUMDesa, Percepatan Penyaluran Dana Desa dan BLT serta PPKM di Desa Prov.Kepri.

Kadis PMD Dukcapil Kepri Drs. Sardison, MTP didampingi Sekretaris Isra Gigantara  dan Kabid Kelembagaan SOSBUDMAS Imam Rochani  melakukan Vicon bersama  Dinas PMD Kabupaten.

DETIKEXPOSE.COM, KEPRI– Kadis Pmd Dukcapil Drs.H.Sardison,MTP didampingi Sekretaris Isra Gigantara  dan Kabid Kelembagaan SOSBUDMAS Imam Rochani  melakukan Vicon bersama  Dinas PMD Kabupaten, Inspektorat Kabupaten, BPKAD Kabupaten, SATKER Dekosentarsi APBN Dpmd Dukcapil dan Tenaga Pendamping  Profesional serta Kepala Desa se Provinsi Kepri, melaksanakan Sosialisasi pembinaan BUMDesa, Percepatan Penyaluran Dana Desa dan BLT Desa serta PPKM di Desa Prov.Kepri Kamis, 05/08/2021 Siang bertempat di Ruang rapat Dpmd Dukcapil Prov.Kepri

Sejumlah Pejabat  dinas PMD Dukcapil Prov Kepri

Kadis Pmd Dukcapil Drs.H.Sadison,MTP yang sedang mengikuti  Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) dengan melaksanakan proyek perubahan “Strategi pembinaan dan pengembangan BUMDES/DESMA”. Mengatakan bahwa BUMDes di kepri yang berkembang maju baru ada 14 dari 207  BUMDesa, sehingga belum optimal. Harapannya BUMDes yang ada di kepri bisa mandiri. Output dari proyek perubahan ini, diharapkab terbitnya PERDA tentang pembinaan dan pengembangan  BUMDesa yg didahului akan diterbitkan PERGUB  dan dibentuk Tim Terpadu.

Peserta acara dari Desa Kabupaten se provinsi Kepri

Persoalan utama yang di hadapi BUMDES adalah Modal. Pemerintah Provinsi dengan dukungan berbagai pihak diharapkan bisa mendorong BUMDesa. Berdasarkan data yang ada, desa di Kepri mayoritas daerah pesisir, potensi perairan dan perikanan belum optimal pengelolaannya. Sebanyak 207 bumdes yang ada di Kepri dominan usaha perdagangan, sedangkan perikanan masih minim. Dengan potensi di kepri harusnya yg dominan perikanan, dan sebarannya belum merata dari semua kabupaten. Kemudian Modal BUMDes yg paling kecil ada 10 jt yang paling besar 300 jt. Bedasarkan PP Nomor 11 Tahun 2021, status BUMDes bukan saja Badan Usaha tapi Badan Hukum, jadi BUMDes harus mengajukan pendaftaran pengesahan BUMDes di Kemenkumham. Dari 207 BUMDes di Kepri yang terdaftar baru 40 BUMDesa.

Kepala dinas Drs. H.Sardison, MTP saat pembukaan acara

Kondisi BUMdesa di Kepri belum ada yang melakukan kerjasama dengan pihak lain termasuk BUMDesma baru ada 4. Untuk itu Langkah –langkah Pembinaan BUMDesa/BUMdes Bersama al.
a. revitalisasi kelembagaan
b. Peningkatan kualitas manajemen
c. Pengeuatan pengelolaan kualitas  usaha bumdes
d. Penguatan kerjasama atau kemitraan
e. Penguatan Pengelolaan aset dan permodalan
f. Penguatan pengelolaan keuntungan dan manfaat bagi desa dan masyarakat desa.

Sejumlah peserta acara

Kadis Pmd Dukcapil Drs.H.Sardison,MTP berharap dengan Sosialisasi Penyusunan Pergub Pedoman BUMDesa ini  :
a. terlaksananya pendampingan yang terpadu dan terkoordinasi melalui tim tepadu percepatan kemandrian bumdes
b. meningkatnya kapasitas SDM BUMDesa melalui pembinaan dan Pengembangan BUMDEsa
c. Meningkatnya pemanfaatan asset dan modal karena ada dukungan Perda maupun Pergub
d. Berkembangnya usaha dan jumlah jenis usaha melalui percepatan kemandirian BUMDesa.

Editor: Redaksi

Share this:

About detikexpose

Tinggalkan Balasan