Home / KEPRI / Terkait Sholat Jumat ditiadakan, Syahrul: “Ikuti untuk kemaslahatan bersama”

Terkait Sholat Jumat ditiadakan, Syahrul: “Ikuti untuk kemaslahatan bersama”

Walikota Tanjungpinang Syahrul.

DETIKEXPOSE.COM, TANJUNGPINANG– Merebaknya virus Corona di Kota Tanjungpinang, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tanjungpinang mengeluarkan imbauan atau tausiah Dewan Masjid Indonesia Kota Tanjungpinang Nomor : 005/DMI-TPI/III/2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah di Masjid/Musholla dalam Situasi Pandemi Covid-19, Rabu (26/3)

Tausiah atau imbauan yang ditandatangani langsung Ketua H. Syahrul, S.Pd dan Sekretaris, H. Saparilis, S.Ag, M.Si. Salah satu point dalam imbauan tersebut terkait dengan pelaksanaan sholat Jumat. Pada poin pertama, DMI mengimbau agar Umat Islam di Kota Tanjungpinang lebih meningkatkan kualitas ibadahnya kepada Allah SWT dengan lebih memperbanyak do’a dan dzikir.

Terkait pelaksanaan sholat Jumat dalam situasi kondisi saat ini di Kota Tanjungpinang, DMI dalam hal ini menyerahkan kembali kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masing-masing untuk pelaksanaannya dengan memperhatikan sejumlah langkah antisipatif sebagai bagian dari upaya pencegahan, diantaranya masing-masing jamaah membawa sajadah sendiri, tidak melakukan jabat tangan atau sentuhan fisik, namum cukup dengan mengucap salam, selalu mencuci tangan saat keluar-masuk masjid, (bila memungkinkan) mengukur suhu setiap jamaah yang masuk kedalam masjid.

Menggunakan masker untuk mencegah penularan, mempersingkat khutbah dan bacaan shalat serta dzikir dan do’a sesudah shalat, bagi Dewan Kemakmuran Masjid yang tidak mengindahkan Himbauan Pemerintah maupun MUI Kepri, dan tetap melaksanakan shalat Jum’at dapat memanfaatkan momentum Ibadah Sholat Jum’at untuk berdo’a dan bermunajat agar terhindar dari
Covid-19, pengurus Masjid agar dapat menyediakan tempat cuci tangan, sabun dan/atau hand
sanitizer serta masker bagi jama’ah.

Terkait hal tersebut, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd yang juga Ketua DMI Kota Tanjungpinang mengatakan hal tersebut bertujuan untuk kemaslahatan ummat. “Dengan merujuk kepada surat edaran tersebut dan demi kemaslahatan bersama serta bentuk kekompakan dalam mendukung himbauan pemerintah terkait langkah preventif penyebaran COVID-19, kami himbau ummat Islam untuk mengikuti, dengan ini saya juga berharap kearifan dan kebijaksanaan dari DKM terkait pelaksanaan sholat Jumat tersebut, jika melaksanakan silakan ikuti aturan-aturan yang sudah tertera pada imbauan tersebut, bagi yang tidak aktivitas di masjid seperti azan dan tahrim tetap dibunyikan, tetapi pelaksanaan sholat Jumat diganti menjadi sholat Zuhur di rumah,” ungkap Syahrul.

Syahrul juga terus mengingatkan kepada masyarakat agar mengikuti himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengurangi aktivitas luar dan tetap bekerja di rumah.

“Tetaplah di rumah, jaga kesehatan dan kebugaran, laksanakan ibadah di rumah, dengan perbanyak ibadah di rumah mari kita semua berdoa kepada Allah SWT, agar virus ini segera berakhir dan kita semua tetap dalam perlindungan-Nya,” tutupnya.

Sumber: Protokol dan Komunikasi

About detikexpose