Home / KEPRI / BINTAN / Kadisdik Bintan Tamsir, S.Si. M.Si:  Siswa Di Kabupaten Bintan Tetap Belajar Di Rumah Melalui Aplikasi SAMPAN.

Kadisdik Bintan Tamsir, S.Si. M.Si:  Siswa Di Kabupaten Bintan Tetap Belajar Di Rumah Melalui Aplikasi SAMPAN.

Kadisdik Kabupaten Bintan Tamsir, S.Si. M.Si

DETIKEXPOSE.COM, BINTANdi tengah penyebaran virus corona jenis baru penyebab Covid-19 di Indonesia, sejumlah pemerintah daerah memberlakukan penghentian aktivitas pendidikan dengan meliburkan sekolah-sekolah selama 2 pekan.

Foto ilustrasi Anak sekolah belajar di rumah

Para siswa diminta melanjutkan belajarnya di rumah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan yang memungkinkan kontak antara banyak orang. Tujuannya, menekan laju penyebaran virus corona.

Selama 2 pekan ini, orangtua diharapkan bisa menjadi “guru” yang mengisi kegiatan anak-anaknya. Selain itu, menemani mereka mengikuti kegiatan belajar secara online.

Anjurannya, jangan mengajak anak ke luar rumah. Oleh karena itu, diperlukan berbagai alternatif kegiatan yang bisa dilakukan anak.

Dengan demikian, pilihannya pun tak hanya menonton televisi atau bermain gadget.

Dinas Pendididkan Kabupaten Bintan telah menindak lajuti surat edaran, Pemerintah Kabupaten Bintan, nomor 440/Disdik/165, tanggal 16 Maret 2020 ditandatangani Bupati Bintan, Apri Sujadi. mengenai kebijakan meliburkan sekolah dari 17 sampai 29 Maret 2020 , untuk mengantisipasi virus corona, demikian di sampaikan Kadisdik Tamsir, S.Si. M.Si, Kepada detikexpose.com selasa ( 24-3-20220 ).

Tamsir menjalaskan, meski diliburkan tak masuk sekolah, tetapi para siswa tetap bisa belajar menggunakan Sistem Aplikasi Manajemen Pendidikan (Sampan) yang di luncurkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan. Selain aplikasi tersebut Kata Tamsir, juga ada Portal Rumah Belajar yang bisa diakses di http://belajar.kemendikbud.go.id.

“Tamsir, Prinsipnya dinas pendidikan kabupaten Bintan sudah siap untuk melaksanakan ujian sekolah, karena kita sudah meluncurkan SAMPAN (sistem aplikasi manajemen Pendidikan) dan beberapa sekolah sudah menerapkan pembelajaran dan ujian berbasis online dengan menggunakan sampan, ” Jelas Tamsir.

“Memang Surat resmi dari mendikbud belum ada sampai saat ini, biasanya ada surat yg di sampaikan ke seluruh dinas
Namun, Informasi secara lisan, memang ada rencana Ujian nasional tahun 2020, di tiadakan di ganti dengan ujian sekolah yg di selenggarakan oleh satuan pendidikan masing-masing, dengan sistem daring (online)

Kadisdik Tamsir menghimbau kepada seluruh siswa baik yang akan mengikuti Ujian untuk tidak panik, sementara waktu menahan hasrat untuk bepergian ke tempat hiburan, pesta, keramaian serta berwisata, agar tetap terhindar dari Covid 19,”Harapnya.

Ia menjelaskan, Kepala Satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan tetap bekerja melayani keadministrasian serta membersihkan lingkungan sekitar sekolah. Sementara pengawas sekolah, penilik, kepala satuan pendidikan, pendidikan serta komite sekolah tetap berkoordinasi memastikan para siswa tetap belajar di rumah. ( Herman )

About detikexpose