Home / KEPRI / ANAMBAS / Ketua DPD HIMNI Kepri Terpilh, Utusan Sarumaha, SH: Terkait Corona, Waspada Boleh, Panik Jangan.

Ketua DPD HIMNI Kepri Terpilh, Utusan Sarumaha, SH: Terkait Corona, Waspada Boleh, Panik Jangan.

Ketua DPD HIMNI Kepri Terpilih Utusan Sarumaha, SH.

DETIKEXPOSE.COMKEPRI – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPD HIMNI ) Provinsi Kepri, Sekaligus Anggota DPRD Kota Batam Utusan Sarumaha, SH. mengajak masyarakat untuk tidak panik dengan wabah virus corona yang mulai masuk di Indonesia. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan penyebaran virus COVID-19 ini.

“Saat ini, virus corona meresehkan banyak masyarakat Indonesia, Hal ini diperparah oleh simpang siurnya informasi tentang penularan penyakit ini, yang tidak terjamin sumber dan validitasnya.

Kecenderungan masyarakat yang menelan mentah-mentah informasi yang ada tanpa melakukan kroscek ke pihak yang berwenang, di sampaikan Utusan Sarumaha, SH melalui Percakapan Telepon selulernya, Sabtu ( 7-3-2020 ).

“Waspada boleh, panik jangan. Caranya dengan melakukan tindakan pencegahan yang tepat seperti menjaga kebersihan diri, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker bila batuk dan flu dan mengkonsumsi gizi seimbang (konsumsi sayur dan buah),”

Utusan Sarumaha, SH. Juga menghimbau kepada masyarakat Nias yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, agar dapat mendukung pemerintah dalam menangani penyakit Corona ini dan kalau bisa memberi masukan yang dapat sekiranya membantu dalam penanganan penyakit yang mematikan ini, “Harapnya.

Selain itu, mengajak warga untuk mulai menjaga kebersihan lingkungan, banyak minum air putih, olahraga dan istirahat yang cukup, serta melatih tangan untuk tidak sering menyentuh hidung dan mulut.

“Meminta warga untuk mengenali gejala-gejala seseorang terjangkit virus corona. Seperti demam tinggi, batuk, flu, sesak nafas, disertai adanya faktor risiko kontak 14 hari sebelum timbulnya gejala dengan orang yang dicurigai terinfeksi virus corona.

“Jika merasakan gejala tersebut, segera memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan penanganan virus corona,” ujar dia.

“Yang penting masyarakat tidak perlu panik, agar kita dapat mengambil keputusan dan melakukan tindakan pencegahan dan deteksi yang tepat.
Panik dan stres yang berlebihan justru berpotensi membuat daya tahan tubuh kita menjadi lemah, dan mudah terserang virus, termasuk corona,” ( Herman S Mendrofa )

Share this:

About detikexpose